• Card 1 of 30
News Pemilu

Hidayat Nur Wahid Bantah Kritik Presiden PKS

Kautsar Widya Prabowo    •    16 Januari 2019 08:19

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. ANT/Galih Pradipta. Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. ANT/Galih Pradipta.

Jakarta: Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai pidato kebangsaan Prabowo Subianto sudah fokus terhadap visi misi yang disampaikan. Hidayat menanggapi kritik Presiden PKS Sohibul Iman tentang durasi pidato yang terlalu lama.

Hidayat menyebut pidato itu berbicara tentang rencana kerja nyata Prabowo untuk Indonesia. Dalam pidato itu, Prabowo menuangkan rencana itu dalam lima fokus utama.

"Pak Prabowo sangat cinta dengan Indonesia, beliau punya banyak hal yang akan dilakukan terhadap Indonesia, sehingga terjadilah pidato yang panjang semacam itu," kata Hidayat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Januari 2019.

Hidayat menilai waktu pidato Prabowo masih kurang mengungkapkan maslaah Indonesia. Masalah ini layak didiskusikan sehari semalam.

Rakyat Indonesia harus mengetahui program kerja pemimpin yang hendak dipilih. Tentunya dengan penjelasann yang lebih komprehensif dengan eksplorasi yang lebih luas.

"Pak Prabowo mencobanya dan ada yang mengkritisi terlalu pendek atau panjang itulah demokrasi Indonesia,"pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mengkritik pidato kebangsaan Prabowo. Sohibul menilai durasi pidato Prabowo terlalu panjang.

"Ini menjadi kurang fokus, akhirnya di dalam memahami materinya. Mudah-mudahan ke depan Pak Prabowo bisa memperbaiki, pidatonya lebih ringkas," kata Sohibul di Jakarta Convention Centre, Senin, 14 Januari 2019. 

Sohibul mengaku sudah sempat berpesan pada Sandiaga agar mengingatkan Prabowo soal durasi. Kalau bisa, Sohibul menyarankan pidato Prabowo tak lebih dari setengah jam. 

"Tapi Pak Prabowo rupanya memberikan banyak ilustrasi sehingga jadi molor," ungkap Sohibul.