• Card 1 of 30
News Pemilu

PAN Bantah Pecah

Lukman Diah Sari    •    13 Desember 2018 12:45

PAN. Ilustrasi: Medcom.id/Rakhmat Riyandi. PAN. Ilustrasi: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.

Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) menepis anggapan adanya perpecahan di tubuh partainya. Isu itu muncul setalah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sumatra Selatan (Sumsel) memutuskan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Enggak lah," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno, Kamis, 13 Desember 2018.

Menurut dia, kader DPW PAN Sumatra Selatan yang mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 tidak berada dalam kepengurusan partai. Selain itu, kader yang mendukung Jokowi-Ma'ruf, kata Eddy, bukan kader produktif.

"Kami justru menduga mereka memanfaatkan momen ini untuk mencari manfaat pribadi dengan melakukan deklarasi kepada pasangan calon 01. Semuanya solid dan terkendali," jelas dia. 

Sejumlah kader PAN di Sumsel mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi-Ma'ruf. Deklarasi menyusul sikap DPW PAN Kalimantan Selatan yang lebih dulu mendukung pasangan nomor urut 01 itu. 

Baca juga: PAN Sumsel Mengalihkan Dukungan ke Jokowi-Ma'ruf

Salah satu kader PAN, Salahuddin, mengatakan dukungan diberikan karena kinerja Jokowi sudah terlihat nyata di Sumsel. Kinerja paling terlihat adalah di sektor infrastruktur. 

"Sudah terlihat pembangunan di Bumi Pertiwi secara nasional sangat membanggakan. Di Sumsel kami menikmati dengan adanya jalan tol, LRT (Light Rail Transit), dan Jembatan Musi 4 dan 5 dan sertifikat tanah," kata Salahuddin.

Salahuddin mengatakan siap dengan segala konsekuensi atas deklarasi ini, termasuk pemecatan dari PAN. "Kami diberi sanksi tidak masalah, harus berani, tidak bisa harus diam. Kader punya hak suara," tegas dia.