• Card 1 of 30
News Pemilu

Jokowi Sebut Prabowo Pesimistis dengan BUMN

Damar Iradat    •    16 Januari 2019 15:38

Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/Wahyu Putro. Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/Wahyu Putro.

Jakarta: Presiden Joko Widodo menilai tudingan calon presiden Prabowo Subianto terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukkan sikap pesimisme. Seharusnya, sebagai capres Prabowo bisa menunjukkan optimisme.
 
Selain itu, kata Jokowi, data yang dipaparkan Prabowo tidak valid. Menurut dia, data yang dipaparkan Prabowo soal kebangkurtan BUMN tidak sama dengan data yang dimiliki Rini Soemarno selaku Menteri BUMN.
 
"Kalau kita bicara yang penting satu pakai data, bicara pakai data. Yang kedua, jangan pesimis lah," tutur Jokowi di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 16 Januari 2019.
 
Jokowi mengakui ada beberapa BUMN yang kinerjanya belum baik. Namun, sebagai seorang pemimpin, sifat optimisme harus ditanam.
 
"Kalau ada yang belum baik, ya banyak yang belum baik, tapi kita harus optimis, kita perbaiki, kita perbaiki, kita perbaiki. Itu tugas kita," tegasnya.
 
Staf Khusus Presiden Ahmad Erani Yustika sebelumnya juga membantah tudingan Prabowo yang menyebut sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terancam bangkrut. Bahkan, menurut Erani, kinerja BUMN sepanjang 2018 membaik.

Baca: Timses Banjir Pesan Usai Pidato Prabowo

Erani mengatakan, pemerintah sangat fokus dalam mengelola BUMN, sehingga peranannya semakin meningkat bagi perekonomian. Peranan BUMN dapat terlihat dari beberapa hal, seperti penyerapan tenaga kerja dan penerimaan negara (deviden), atau peranan BUMN diarahkan untuk pelayanan publik (public service obligation).
 
Sepanjang 2018, kinerja BUMN juga kian membaik. Aset BUMN melonjak dari Rp4.577 triliun menjadi Rp7.817 triliun pada 2018.
 
Selain itu, laba BUMN melonjak dari Rp148 triliun menjadi Rp218 triliun pada 2018. Pajak dan deviden BUMN pun naik dari Rp218 triliun menjadi Rp260 triliun pada 2018.

<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="http://www.metrotvnews.com/embed/ybDzjYXK" allowfullscreen></iframe>