• Card 1 of 30
News Pemilu

Prabowo Terima Pidatonya Dikritik Presiden PKS

Arga sumantri    •    15 Januari 2019 15:23

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria - MI/M Irfan Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria - MI/M Irfan

Jakarta: Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menerima kritik Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman soal pidato Prabowo Subianto. Kritik Sohibul akan menjadi masukan bagi tim pemenangan. 

"Masukan-masukan dari siapa pun ya, jangankan dari teman koalisi Pak Sohibul, dari masyarakat, dari kompetitor juga boleh, kritik juga boleh," kata Riza di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019. 

Riza menyebut Prabowo berpesan agar selalu siap menerima kritik dari mana pun. Kritik bakal menjadi bagian penting dalam proses pembangunan.

"Jadi beliau (Prabowo) tidak alergi kritik, tidak baper (terbawa perasaan), tidak panas kupingnya, tidak marah," ucap Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu. 

(Baca juga: Timses Banjir Pesan Usai Pidato Prabowo)

Riza meyakini koreksi yang disampaikan Sohibul dalam rangka evaluasi. Ia yakin Sohibul ingin Prabowo lebih baik ke depan. "Karena semuanya menurut beliau (Prabowo) pasti bekerja untuk bangsa dan negara," ujarnya. 

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mengkritik pidato kebangsaan Prabowo. Sohibul menilai durasi pidato Prabowo terlalu panjang.

"Ini menjadi kurang fokus, akhirnya di dalam memahami materinya. Mudah-mudahan ke depan Pak Prabowo bisa memperbaiki, pidatonya lebih ringkas," kata Sohibul di Jakarta Convention Centre, Senin, 14 Januari 2019. 

Sohibul mengaku sudah sempat berpesan pada Sandiaga agar mengingatkan Prabowo soal durasi. Kalau bisa, Sohibul menyarankan pidato Prabowo tak lebih dari setengah jam. 

"Tapi Pak Prabowo rupanya memberikan banyak ilustrasi sehingga jadi molor," ungkap Sohibul. 

(Baca juga: Hasto: Pidato Prabowo Sarat Ilusi)