• Card 1 of 30
News Pemilu

Prabowo-Sandi Optimistis Menang di 'Rumah' Jokowi

Pythag Kurniati    •    11 Desember 2018 19:17

Capres Prabowo menyapa pendukungnya di Boyolali, 30 Oktober 2018, MI - Widjajadi Capres Prabowo menyapa pendukungnya di Boyolali, 30 Oktober 2018, MI - Widjajadi

Solo: Solo akan menjadi pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jawa Tengah dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. BPN bahkan optimistis mampu meraih banyak suara di Jateng dengan menempatkan kantornya di Solo.

Ketua Badan Pemenangan Kota Solo NR Kurnia Sari mengatakan fokus bekerja di Solo. Apalagi, Ketua BPN Djoko Santoso berasal dari Solo yang akan lebih sering standby di kota tersebut.

"Dengan adanya pos pertempuran, kami menargetkan Prabowo-Sandi meraup 51 persen di Solo. Koordinasi kami akan semakin lancar, kami optimistis meraih target," kata Kurnia di Solo, Selasa, 11 Desember 2018.

Menanggapi rencana itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku tidak khawatir. Sebagai bagian dari partai pendukung pasangan calon Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin, pria yang akrab disapa Rudy itu tak masalah dengan rencana tersebut.

Rudy optimistis pasangan capres-cawapres nomor urut 1 itu tetap dapat meraih suara di Solo. Terutama di Solo. Jokowi merupakan warga Solo. Jokowi juga pernah memimpin Solo sebagai wali kota.


(Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, Medcom.id - Pythag Kurniati)

"Lantaran itu kami menargetkan suara 80 persen, plus minus dua persen," ujar Rudy yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin di Solo, Her Suprabu, mengatakan partai koalisi dan relawan masih terus bekerja untuk memenangkan Jokowi.

"Ini rumah kita. Kita yakin adanya posko itu tidak akan berpengaruh," tutupnya.